Program Kompetisi Kampus Merdeka (PK-KM)

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi telah menetapkan 3 (tiga) sasaran pengembangan pendidikan tinggi sebagaimana disebutkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2020 Tentang Rencana Strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2020-2024. Ketiga sasaran tersebut adalah:

  1. Meningkatnya kualitas pembelajaran dan relevansi Pendidikan tinggi;
  2. Meningkatnya kualitas dosen dan tenaga kependidikan; dan
  3. Terwujudnya tata kelola Ditjen Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi yang berkualitas.

Perguruan tinggi diharapkan dapat memanifestasikan ketiga sasaran ini melalui peningkatan kapasitas dan kualitas proses dan pengelolaaan pendidikan yang menjadi tanggung-jawabnya. Saat ini, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi membina sekitar 3.133 perguruan tinggi baik akademik maupun vokasi. Sekitar 2.180 perguruan tinggi di antaranya adalah pendidikan tinggi akademik yang berbentuk Universitas, Institut, dan Sekolah Tinggi, baik yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun oleh masyarakat. Selebihnya adalah pendidikan tinggi vokasi. Menyadari akan keragaman bentuk dan tingkat kematangan institusi perguruan tinggi yang ada, maka kompetisi akan dirancang secara berlapis (tiered system).

Perguruan tinggi melalui program studi yang diselenggarakannya harus mampu menyiapkan mahasiswa menjadi lulusan perguruan tinggi yang merupakan pembelajar sejati yang kompeten, lentur dan ulet (agile learner), siap berkontribusi positif dalam pembangunan bangsa dan menjadi warga dunia yang produktif. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi terus mendorong perguruan tinggi untuk terus bertransformasi agar mampu menyelenggarakan pendidikan tinggi yang relevan dengan dinamika masyarakat dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat pesat.

Transformasi seperti ini harus terbuka dan memberikan kesempatan luas bagi mahasiswa untuk memperkaya dan meningkatkan wawasan serta kompetensinya di dunia nyata sesuai dengan bakat, potensi, dan cita-citanya. Interaksi perguruan tinggi dengan masyarakat, institusi di luar kampus, dan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) harus dibangun secara efektif sehingga memberikan peluang bagi mahasiswa untuk melakukan berbagai aktivitas di luar kampus dalam rangka memperoleh pengalaman belajar yang kontekstual. Pengalaman belajar mahasiswa diperoleh melalui pelaksanaan berbagai alternatif kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Dengan terjalinnya kerja sama antara perguruan tinggi dengan DUDI, perguruan tinggi dapat melaksanakan Program MBKM secara mandiri dan berkelanjutan. Secara bersamaan, perguruan tinggi juga dapat meningkatkan kualitas dosennya melalui kerja sama dengan tersebut.

Dalam rangka mendorong hal-hal tersebut di atas, sejak tahun 2021 Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi menyelenggarakan Program Kompetisi Kampus Merdeka (PK-KM). Dengan memperhatikan dampak dan maanfat penyelenggaraan program 2 tahun terakhir, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi kembali melaksanakan Program Kompetisi Kampus Merdeka (PK-KM) Tahun 2023.

Tujuan

Dalam rangka mendorong, mempercepat, dan memfasilitasi transformasi perguruan tinggi, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi pada tahun 2021 dan 2022 mengembangkan PK-KM dengan 3 (tiga) liga. Program ini kembali diluncurkan pada tahun 2023. PK-KM ditujukan untuk memfasilitasi inisiasi transformasi pendidikan tinggi agar dapat berkontribusi dalam meningkatkan daya saing bangsa melalui kerjasama erat dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) dan top world class universities (QS100 by subject). Program ini juga ditujukan untuk meningkatkan mutu dan relevansi pendidikan tinggi dengan memfasilitasi aspirasi, inovasi, dan semangat sivitas akademika dalam merespon dan mengantisipasi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta dinamika kehidupan masyarakat yang terjadi.

PK-KM merupakan program kompetisi terbuka, dengan sistem seleksi berkelompok (tiered system). Sistem seleksi berkelompok berdasarkan pada jumlah mahasiswa aktif dan akreditasi perguruan tinggi serta geografi/regional. PK-KM dapat mencakup program studi dan program di tingkat institusi yang diutamakan untuk sistem pengelolaan Merdeka Belajar Kampus Merdeka atau disebut Institutional Support System (ISS) - MBKM. Secara khusus PK-KM di tingkat program studi bertujuan untuk meningkatkan mutu, relevansi dan inovasi pendidikan tinggi untuk merespon dan mengantisipasi perkembangan IPTEK di masa depan sesuai dengan keunggulan program studi dan meningkatkan kerjasama dengan DUDI dan top world class universities dalam rangka transformasi pendidikan tinggi untuk mendapatkan pengakuan internasional dan meningkatkan daya saing bangsa. PK-KM ISS-MBKM secara khusus ditujukan untuk memperkuat tata kelola MBKM dan memfasilitasi implementasi kampus merdeka untuk mendukung transformasi pendidikan tinggi yang dilaksanakan di seluruh program studi.

PK-KM dirancang untuk dua tahun sehingga pengusulan program harus dilakukan untuk dua tahun dengan usulan rinci per tahun. Keberlanjutan pendanaan untuk tahun ke-2 ditetapkan berdasarkan hasil evaluasi keberhasilan tahun pertama.

Peraih PK-KM di UKRIDA:

  • Prodi Akuntansi (2022)
  • Prodi Manajemen (2023)
  • Prodi Informatika (2023)
  • ISS MBKM (2023)