08 Februari 2021

Wawasan Profesi Teknik Sipil

Publish by Humas

Jumat, 29 Januari 2021 Engineering sangat dibutuhkan oleh suatu negara agar negara tersebut dapat berkembang dengan cepat. Sayangnya, tenaga engineering terutama teknik sipil masih kurang di Indonesia. Oleh karena itu, FTIK UKRIDA mengadakan webinar wawasan profesi teknik sipil untuk menarik murid – murid SMP dan SMA untuk berkontribusi bagi teknik sipil Indonesia.

Webinar ini dilaksanakan oleh FTIK UKRIDA. Webinar ini bertujuan untuk menarik anak – anak SMAS Plus Setia Mentawai serta Panti Asuhan KAUM untuk tergabung dalam teknik sipil, khususnya teknik sipil UKRIDA. Terdapat kurang lebih 30 siswa yang mengikuti kegiatan ini.

Webinar dipandu oleh Bapak Hans Dermawan selaku Kaprodi Teknik Sipil UKRIDA. Pak Hans juga akan menjadi salah satu pemberi materi pada webinar ini. Narasumber kedua adalah Ibu Dr. Amelia Makmur. Bu Amelia memiliki fokus bidang di teknik jalan dan transportasi. Ibu Amelia juga sudah banyak tergabung dalam berbagai organisasi teknik sipil di Indonesia baik sebagai anggota maupun sebagai pengurus. Selain itu, Bu Amelia juga sudah banyak berkontribusi pada projek – projek teknik sipil di Indonesia.

Kenapa mengambil teknik sipil? Bu Amelia menjelaskan bahwa tenaga teknik sipil di Indonesia yang terverifikasi masih sangat sedikit. Jika dibandingkan dengan  negara lain yang ada di ASEAN, maka Indonesia masih berada di bawa Vietnam. Hal ini tentu tidak sebanding dengan banyaknya populasi di Indonesia. Bu Amelia menjelaskan bahwa nasib lulusan teknik sipil di Indonesia akan sangat menguntungkan. Hal ini tidak lepas dari luasnya daerah di Indonesia dan masih belum semuanya dapat dimanfaatkan secara betul dan maksimal. Contohnya pada DKI Jakarta sekarang sedang dilaksanakan pembangunan tanggul yang besar di Teluk Jakarta.

Pak Hans menjelaskan bahwa teknik sipil di UKRIDA memiliki keunggulan yaitu peluang kerja luas, sangat dibutuhkan untuk pekerjaan jangka panjang, peluang beasiswa yang banyak dan biaya kuliah terjangkau, lokasinya strategis, fasilitas lab yang lengkap serta menerapkan penggunaan BIM dan jejaring alumni serta mitra industri yang memadai. Pak Hans juga menjelaskan bagaimana di UKRIDA diterapkan softskill yang akan berguna di kehidupan kerja nantinya. Dengan berbagai keunggulan tersebut, lulusan teknik sipil di UKRIDA dipastikan dapat berkontribusi besar bagi teknik sipil di Indonesia.

Tags:

all