24 September 2020

Apakah Peran Akuntan akan Tergantikan oleh Teknologi?

Publish by Humas

Seiring berjalannya waktu, sebagian peran atau tenaga manusia tergantikan oleh teknologi. Kita ketahui perkembangan Revolusi Industri 1.0 sampai dengan saat ini yaitu Revolusi Industri 4.0. Muncul pertanyaan: Apakah peran profesi Akuntan, akan tergantikan oleh teknologi? Sebelum Revolusi Industri 4.0 dimulai, kita sudah mengetahui bahwa banyak teknologi yang bermunculan untuk memudahkan kerja akuntan. Perbedaan yang sangat signifikan dapat kita lihat bahwa semula akuntan mencatat dan membuat laporan menggunakan banyak kertas, saat ini para akuntan hanya memasukan data transaksi bisnis ke dalam sebuah aplikasi, dan sisanya akan dikerjakan otomatis oleh sistem aplikasi tersebut.

Pada webinar Senin, 21 September 2020 Bapak Edward Tanujaya, S.E., Ak., M.Sc., CA., CGMA selaku Direktur Pelayanan Keanggotaan & Mitra IAI memberikan sharing knowledge tentang kondisi profesi akuntan kaitannya dengan perkembangan teknologi. Beliau menyampaikan bahwa profesi akuntan tidak akan tergantikan oleh teknologi. Profesi akuntan akan ikut berevolusi dan akan berjalan berdampingan dengan teknologi. Pada jaman dahulu, area kerja akuntan hanya di bagian Financial Reporting, Auditing, dan Tax Computation. Pada saat ini area kerja akuntan mengalami perubahan, mencakup Internal Control, Risk Management, dan Performance Management. Pada masa depan, area kerja profesi akuntan dapat mencakup ke area Costing, Budgeting, dan Performance Management.

Terdapat perubahan peran akuntan untuk menyeimbangkan profesi akuntan dengan perkembangan teknologi. Peran-peran tersebut terdiri dari:

  1. Insights (memberikan wawasan dari suatu informasi),
  2. Advise (akuntan dapat menjadi penasihat keuangan dalam suatu perusahaan),
  3. Tech-Savvy (dapat menggunakan teknologi-teknologi yang sedang update pada masanya),
  4. Expand (memperluas area kerja akuntan dalam suatu perusahaan).

Terdapat 6 (enam) strategi agar calon akuntan dimasa yang akan datang tidak tersaingi oleh teknologi. Strategi-strategi tersebut adalah:

  1. Mencapai Kompetensi Maksimal Akuntan,
  2. Memiliki Sertifikat Akuntan Profesional
  3. Memiliki Prestasi Tambahan,
  4. Menguasai Soft Skills
  5. Menguasai Bahasa Asing, dan
  6. Persiapan Mental Menjadi Player.

Semoga sharing knowledge ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

 

Tags:

all akuntansi