09 September 2020

Alumni Talk Series Part 2

Publish by Humas

Jumat, 28 Agustus 2020, Fakultas Ekonomi & Bisnis UKRIDA menyelenggarakan Alumni Talk Series Part 2 yang bertemakan Peluang & Tantangan Karir di Era New Normal. Acara ini dilaksanakan via ZOOM dengan mengundang tiga Alumni Program Studi Akuntansi FEB UKRIDA sebagai narasumber, dimoderatori oleh Ibu Diana Frederica, S.E., M.Ak., CFP® selaku Ketua Program Studi Akuntansi Ukrida.

Ketiga narasumber tersebut adalah Anta Ginting sebagai Chief Financial Officer SIM GROUP, alumni S1 Akuntansi FEB UKRIDA angkatan 2003. Narasumber kedua adalah Derry Octaviance, Internal Audit Supervisor di PT. HEBE BEAUTY STYLE (YOU MAKEUPS) – OPPO GROUP, alumni S1 Akuntansi FEB UKRIDA angkatan 2012. Narasumber ketiga adalah Kevin Reynaldi. Financial Supervisor di perusahaan PT. CS2 POLA SEHAT (ORANG TUA GROUP), alumni S1 Akuntansi FEB UKRIDA angkatan 2013.

Setelah sesi perkenalan dari ketiga narasumber, para narasumber memberikan sharing mengenai Peluang & Tantangan Karir di Era New Normal dalam bidang Perpajakan, Audit, dan Akuntansi Manajemen.

Anta Ginting mengatakan bahwa cara menghadapi tantangan pada saat new normal ada tiga. Pertama, kita harus bisa beradaptasi untuk mengikuti perubahan zaman dengan adanya perkembangan teknologi. Kedua, karena adanya persaingan sehingga kita perlu mengasah kompetensi baru untuk dapat bersaing. Ketiga, bagaimana kita meningkatkan value diri kita sendiri. Beberapa peluang di bidang perpajakan diantaranya: menjadi PNS, pegawai pajak di lingkungan ditjen pajak. Saat ini penyerapan dunia kerja masih membutuhkan tax officer yang kompeten. Peluang kedua dari sisi pegawai swasta, yaitu menjadi tax planner di Kantor Akuntan Publik (KAP), Tax advisor di Kantor Konsultan Pajak dan Taxman di perusahaan. Peluang ketiga menjadi Enterpreneur, yaitu menjadi konsultan pajak dan mendirikan Kantor Konsultan Pajaknya sendiri.

Peluang & Tantangan karir di era new normal dalam bidang audit. Dikatakan oleh Derry Octaviance bahwa saat ini, audit dilakukan dengan metode audit jarak jauh atau disebut remote auditing. Remote auditing memiliki benefit diantaranya lebih hemat karena memanfaatkan penggunaan teknologi jarak jauh. Namun hal ini memiliki keterbatasan, diantarnya proses melihat secara langsung sehingga merasakan keraguan saat mengaudit, memeriksa dokumen dengan cara mengirimkan di scan, tidak dapat berinteraksi secara langsung dengan tatap muka. Selama mengaudit jarak jauh ada beberapa elemen yang perlu diperhatikan, diantaranya perencanaan, pengkaijian dokumen, observasi fisik lapangan secara online, dan wawancara jarak jauh.

Narasumber yang ketiga, Kevin Reynaldi menyatakan bahwa dimasa pandemi ini, banyak pencari kerja mencoba untuk membuka usaha sehingga memicu kemunculan wirausaha yang baru. Kita harus pandai membaca kondisi dalam situasi apapun. Saat kita masuk kedalam dunia kerja, ada beberapa hal penting yang perlu kita perhatikan. Pertama adalah persaingan antar pencari kerja. Kita harus mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin dengan cara mengambil sertifikasi, menguasai software-software accounting dan data analitik, aktif saat proses perkuliahan & kegiatan kampus, belajar untuk bisa menentukan prioritas, dan perluas wawasan umum. Kedua, pertajam hard skill dan soft skill termasuk kemampuan untuk beradaptasi. Sebuah kutipan dari Mahatma Gandhi, “Masa depan tergantung pada apa yang kamu lakukan hari ini”. Semoga para mahasiswa/i FEB UKRIDA memiliki semangat yang tinggi untuk belajar, walaupun di tengah kondisi pandemi saat ini, agar menjadi sukses dan berkontribusi untuk kemajuan bangsa!

Tags:

all akuntansi