IAI dan ICAEW Perkuat Wawasan Profesi Akuntan melalui Movie Screening di Ukrida
IAI (Ikatan Akuntan Indonesia) dan ICAEW bekerja sama dengan Program Studi Akuntansi Ukrida mengadakan pemutaran film (movie screening)” Crossing the Line” yang bertempat di Auditorium Kampus 2 Ukrida.
IAI (Ikatan Akuntan Indonesia) dan ICAEW (Institute of Chartered Accountants in England and Wales) bekerja sama dengan Program Studi Akuntansi Ukrida mengadakan pemutaran film (movie screening) ”Crossing the Line” yang bertempat di Auditorium Kampus 2 Ukrida. Kegiatan ini merupakan bagian dari APA (Aspiring Professional Accountants) Festival ke-10 dengan tema “Everything Needs Accountants” yang diikuti oleh 178 peserta yang terdiri dari anggota IAI, mahasiswa akuntansi dari berbagai perguruan tinggi, dan para calon akuntan.
Kegiatan diawali dengan sambutan oleh pihak Ukrida yang diwakili oleh Dr. Diana Frederica S.E., M.Ak., CFP®., CHCP-A., CA selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Ukrida. Ia menyampaikan terima kasih kepada IAI dan ICAEW karena telah mempercayakan Ukrida menjadi tuan rumah untuk kegiatan ini. “Dengan menonton film ini, kita bisa berimajinasi dan berpikir. Bagaimana caranya untuk menjadi akuntan yang berintegritas.” ujarnya. Pernyataan tersebut tentunya menekankan bahwa film dapat menjadi media untuk melihat suatu sesuatu dari berbagai sudut pandang.
Selanjutnya, Conny Siahaan selaku Country Head Indonesia ICAEW menyampaikan terima kasih kepada IAI dan Ukrida atas kerja sama yang terjalin. “Kolaborasi ICAEW dengan IAI dan Ukrida menggambarkan hal besar, yaitu komitmen untuk menyediakan generasi akuntan berkelanjutan yang berkualitas di masa depan.” tuturnya. Hal tersebut menunjukkan betapa pentingnya kolaborasi antara organisasi dengan institusi pendidikan dalam menciptakan dan mendukung perkembangan calon akuntan.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Deny Poerhadiyanto selaku anggota Dewan IAI. Ia menekankan pentingnya peran akuntan dalam kehidupan melalui tema APAFest kali ini. “Seorang akuntan zaman now harus mampu berkomunikasi dan berkualitas secara moral. Hal ini berdampingan dengan film yang akan kita tonton yaitu “Crossing the Line” ujarnya. Pendapat ini tentunya menunjukkan bahwa seorang akuntan tidak hanya membutuhkan kemampuan berpikir, tetapi juga membutuhkan kemampuan untuk berkomunikasi dan moral yang baik. Ia juga berpesan, “Jadilah akuntan yang kompeten dan berintegritas karena pada akhirnya akuntan diperlukan untuk menjaga stabilitas.” Pesan tersebut menegaskan pentingnya kompetensi dan integritas dalam menjalankan profesi akuntan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemutaran film (movie screening) “Crossing the Line” yang mengangkat kisah tim audit dan berbagai dilema yang dihadapi auditor dalam menjalankan profesinya. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan Q&A bersama Michell Suharli selaku anggota Dewan Kode Etik IAI dan Septian Bayu Kristanto, S.E., M.S.Ak., CPMA., Asean CPA. selaku dosen Akuntansi UKRIDA. Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan semakin memahami bahwa integritas dan moralitas peran akuntan sangatlah penting dalam kehidupan. Hal ini juga sejalan dengan nilai LEAD Ukrida, dimana penerapan nilai tersebut dapat menjadi landasan yang baik bagi para calon profesional untuk menjalankan profesinya di masa depan.
Alexandra Gabriela - 412023004


