Healing Bareng, Pulihkan Hati: Fakultas Psikologi Ukrida Hadir Di GIA Taman Kopo Bandung

Publish by Humas  |  08 September 2026  |  5

all psikologi

Fakultas Psikologi Ukrida kembali menghadirkan semangat “Blessed to Be a Blessing” melalui Inner Healing Therapy bagi jemaat Gereja Isa Almasih Taman Kopo Indah dalam rangkaian Safari Inner Healing Tour.

Fakultas Psikologi Universitas Kristen Krida Wacana (UKRIDA) lanjut gaspoll melambungkan semangat “Blessed to Be a Blessing” melalui berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Memakai kendaraan Safari Inner Healing Tour, Fakultas Psikologi Ukrida kembali menggelar kegiatan Inner Healing Therapy bagi warga jemaat Gereja Isa Almasih Taman Kopo Indah tepat pada hari kemerdekaan Indonesia, Senin, 17 Agustus 2026, pukul 09.00–12.00 WIB.

Kegiatan yang berlangsung di Aula GIA Taman Kopo Indah Bandung ini diikuti oleh 39 orang warga jemaat dari usia remaja, dewasa muda, dewasa madya maupun lanjut usia (lansia). Acara dibuka secara resmi oleh pendeta Doddy, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Fakultas Psikologi Ukrida yang selalu hadir mendukung program kesehatan mental dan kesejahteraan holistik warga gereja, kemudian membuka acara dengan doa terlebih dahulu.

Setelah pembukaan, acara lanjut dengan pemaparan mengenai manfaat Inner Healing bagi peserta, konsep luka batin serta proses terjadinya luka hati dan cara mengobatinya dengan Psiko-imajeri. Materi disampaikan oleh dosen Fakultas Psikologi Ukrida, yakni Dr. Stefanus Soejanto Sandjaja, M. Si., Konselor Pastoral secara interaktif dengan mengajak peserta praktik langsung cara – cara deteksi dini body memory trauma dan latihan guided imagery yang menjadi inti dari proses Inner Healing Therapy. Melalui latihan pengaturan napas, relaksasi, konsentrasi, dan imajinasi terarah, peserta diajak memasuki joyful place, yaitu kondisi batin yang aman, damai, dan menyenangkan. Setelah itu, peserta diarahkan untuk memasuki hurt place, yakni ruang pergumulan batin untuk mengenali pengalaman-pengalaman yang pernah meninggalkan luka emosional dalam hidup warga gereja.

Dalam suasana yang penuh keheningan dan relax, para peserta diajak untuk mengakui dan menerima pengalaman sakit hati di masa lalu, menghayati kasih Allah yang memulihkan, serta mengambil keputusan untuk melepaskan kepahitan dan mengampuni orang-orang yang pernah menciderai hati mereka. Inti proses ini menjadi kesempatan bagi warga jemaat untuk mengalami pemulihan batin sehingga dapat kembali menjadi terang dunia bagi keluarga, gereja dan masyarakat.

Sepanjang kegiatan, warga jemaat merasakan suka cita besar dan menunjukkan antusiasme yang tinggi. Sebagian besar warga jemaat mengungkapkan bahwa acara healing bareng ini sangat menyenangkan dan sangat berguna untuk memulihkan batin yang terluka. Acara ini juga menjadi ruang aman bagi warga gereja untuk berhenti sejenak dari kesibukan sehari-hari dan fokus pada kesehatan emosional mereka.
 

Melalui kegiatan ini, Fakultas Psikologi Ukrida kembali memantapkan komitmennya untuk menghadirkan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan mental, spiritualitas, dan pengembangan karakter. Sejalan dengan semangat “Blessed to Be a Blessing” dan nilai LEAD to Impact, Ukrida berharap warga jemaat yang telah mengikuti Inner Healing Therapy dapat menjadi terang dunia  dan pribadi yang makin sehat secara emosional dan spiritual, mampu menghadirkan kasih dalam pelayanan, serta menjadi berkat bagi keluarga, gereja dan masyarakat di sekitarnya. Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan, rasa syukur, dan janji jiwa untuk terus bertumbuhkembang dalam kesehatan mental, ministry, dan integrasi psikologi dan teologi yang bermakna.

 

Dr. Stefanus Soejanto Sandjaja, S.Pd., M.Si, Kons. - Dosen Fakultas Psikologi

Berita Populer

5 Berita populer bulan ini

Berita terkait