Mahasiswa Baru, Perjalanan Karier Anda Dimulai Hari Ini: Dari Hari Pertama Kuliah Menuju Getting Hired Before Graduation

Publish by Humas  |  13 Agustus 2026  |  15

all psikologi

Artikel karya Dekan FPSI, William Gunawan, S.Psi., M.Min., M.Si., Ph.D., CLC. yang membahas pentingnya mahasiswa baru membangun kesiapan karier sejak hari pertama kuliah melalui pendekatan Perceived Future Employability (PFE) agar mampu meraih pekerjaan sebelum lulus.

Riset Psikologi Ukrida tentang Perceived Future Employability (PFE) menunjukkan bagaimana kesiapan karier dapat mulai dibangun sejak awal perkuliahan agar mahasiswa tidak baru memikirkan dunia kerja menjelang wisuda.

SELAMAT datang, mahasiswa baru. Hari pertama kuliah bukan hanya awal perjalanan memperoleh gelar, tetapi juga hari pertama membangun masa depan karier. Dunia kerja mungkin masih terasa jauh. Namun, justru selama masa kuliahlah keterampilan, pengalaman, karakter, jejaring, dan pemahaman mengenai dunia profesional mulai terbentuk. Karena itu, pertanyaan penting bagi mahasiswa baru bukan hanya “Saya ingin lulus dengan IPK berapa?”, tetapi juga: “Ketika lulus nanti, saya ingin menjadi pribadi seperti apa dan seberapa siap saya memasuki dunia kerja?”

Mengenal Perceived Future Employability

Pertanyaan tersebut menjadi inti konsep Perceived Future Employability (PFE) yang dikembangkan dalam riset William Gunawan, Ian Glendon, dan Peter Creed serta dipublikasikan dalam International Journal for Educational and Vocational Guidance.

PFE menggambarkan bagaimana mahasiswa melihat kesiapan dirinya di masa depan melalui enam aspek: keterampilan, pengalaman, karakteristik pribadi, jaringan, pengetahuan pasar kerja, dan reputasi institusi pendidikan. Jadi, PFE bukan sekadar keyakinan “Saya nanti akan mendapat pekerjaan.” Pertanyaannya lebih mendasar: “Apakah saya sedang menjadi pribadi yang semakin siap untuk bekerja?”

Riset terhadap hampir 500 dewasa muda menunjukkan bahwa PFE menjelaskan sekitar 44% variasi career self-efficacy keyakinan seseorang bahwa dirinya mampu melakukan langkah-langkah yang diperlukan dalam perjalanan karier. Self-efficacy yang lebih kuat juga berkaitan dengan tekanan karier yang lebih rendah, career effort yang lebih besar, dan aspirasi yang lebih tinggi.

Mulai Sejak Hari Pertama Kuliah

Karena itu, persiapan karier tidak perlu menunggu semester akhir. Mahasiswa dapat mulai sederhana: kenali diri, bangun keterampilan, cari pengalaman, perluas jaringan, dan pahami dunia kerja yang ingin dimasuki. Setiap mata kuliah, organisasi, proyek, penelitian, magang, maupun perjumpaan dengan dosen, alumni, dan praktisi dapat menjadi bagian dari career capital. Targetnya bukan sekadar cepat mendapat pekerjaan, melainkan menjadi semakin employable dan memiliki entrepreneurship intention tinggi sehingga ketika kesempatan datang, kita siap mengambilnya. Bahkan mampu menciptakan kesempatan.

Dari Riset Menjadi Praktik di Psikologi Ukrida

Di Fakultas Psikologi Ukrida, perjalanan tersebut dimulai melalui Psikologi Karier Dasar dan Psikologi Karier Lanjutan. Mahasiswa diajak mengenali arah dan panggilan karier, menyusun life planning, mengembangkan kesiapan kerja, dan memperoleh pengalaman nyata melalui berbagai kegiatan magang. Dukungan lebih dari 80 mitra strategis turut mempertemukan mahasiswa dengan dunia profesional sejak masa kuliah. Saat ini, lebih dari 75% lulusan Psikologi Ukrida telah memperoleh pekerjaan bahkan sebelum wisuda.

Bagi mahasiswa baru, pesan utamanya sederhana: Jangan menunggu wisuda untuk memulai karier. Getting hired before graduation bukan sesuatu yang dimulai beberapa minggu sebelum kelulusan. Perjalanannya dimulai hari ini sejak hari pertama kuliah. Welcome to Ukrida!

 

William Gunawan, S.Psi., M.Min., M.Si., Ph.D., CLC. - Fakultas Psikologi