PLP Ukrida dan Focus on the Family Indonesia Bekali Guru Sekolah Mawar Saron Hadapi Tantangan Pendidikan Abad ke-21
Pusat Layanan Psikologi (PLP) Ukrida bersama Focus on the Family Indonesia menyelenggarakan pelatihan pengembangan profesional bagi 85 guru Sekolah Mawar Saron dari jenjang TK hingga SMK pada 23–24 Juni 2024 di Tangerang, Banten.
Pusat Layanan Psikologi (PLP) Fakultas Psikologi Universitas Kristen Krida Wacana (UKRIDA) bersama Focus on the Family Indonesia menyelenggarakan pelatihan pengembangan profesional bagi guru Sekolah Mawar Saron pada 23–24 Juni 2024 di Sekolah Mawar Saron Taman Royal, Tangerang, Banten. Kegiatan ini diikuti oleh 85 guru dari jenjang TK, SD, SMP, hingga SMK yang berasal dari unit Sekolah Mawar Saron Taman Royal, Taman Cibodas, dan Serang.
Pelatihan menghadirkan tiga psikolog, yaitu Dr. Pinkan Margaretha, M.Psi., Psikolog, Leonie Fransisca, M.Psi., Psikolog, dan Serly Oktavia, M.Psi., Psikolog. Selama 2 hari, peserta dibekali berbagai strategi untuk menjawab tantangan pendidikan di era digital, mulai dari perubahan karakteristik peserta didik, penguatan kompetensi pedagogis, hingga pembangunan budaya sekolah yang sehat dan kolaboratif.
Hari pertama difokuskan pada penguatan perspektif seluruh guru mengenai transformasi dunia pendidikan. Peserta diajak memahami bagaimana perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), serta perubahan kebutuhan dunia kerja menuntut guru untuk terus mengembangkan diri. Materi juga menekankan pentingnya growth mindset, kepemimpinan personal (ownership), serta budaya kolaboratif melalui konsep Professional Learning Community (PLC) sebagai fondasi sekolah yang terus belajar.
Pada hari kedua, pelatihan dilaksanakan berdasarkan jenjang pendidikan agar lebih sesuai dengan kebutuhan peserta. Guru TK memperoleh pembekalan mengenai pembelajaran responsif bagi anak usia dini, identifikasi kebutuhan belajar, dan komunikasi efektif dengan orang tua. Guru SD mendalami strategi pembelajaran aktif, pembelajaran berbasis inquiry, serta pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi. Sementara itu, guru SMP dan SMK mempelajari penerapan Positive Discipline, penguatan kesejahteraan psikologis (teacher wellbeing) melalui kerangka PERMA, serta strategi membangun budaya tim yang sehat dan kolaboratif.
Seluruh sesi dikemas dalam bentuk workshop interaktif yang menggabungkan refleksi diri, diskusi kelompok, studi kasus, simulasi, dan penyusunan rencana aksi yang dapat langsung diterapkan di lingkungan sekolah. Untuk melihat perkembangan peserta, pelatihan juga dilengkapi dengan pengukuran pre-test dan post-test pada setiap kelompok.
Melalui kolaborasi ini, PLP Ukrida menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis bagi sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pendekatan psikologi yang berbasis ilmiah dan aplikatif. Sinergi antara Ukrida dan Focus on the Family Indonesia diharapkan dapat mendukung lahirnya komunitas pendidik yang terus bertumbuh, saling menguatkan, dan mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, bermakna, serta mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan abad ke-21.
Dr. Pinkan Margaretha Indira, M.Psi., Psikolog - Fakultas Psikologi



