UKRIDA Gelar Webinar “Beyond Compliance: The Future of Auditing and Global Standards”
Program Studi Akuntansi Universitas Kristen Krida Wacana (UKRIDA) menggelar webinar “Beyond Compliance: The Future of Auditing and Global Standards” secara daring pada Jumat, 5 Juni 2026 bersama Arman Hediyanto, Partner KAP Arman Eddy Ferdinand & Rekan
Program Studi Akuntansi Universitas Kristen Krida Wacana (UKRIDA) menyelenggarakan webinar bertajuk “Beyond Compliance: The Future of Auditing and Global Standards” yang menghadirkan praktisi Arman Hediyanto, Partner dari KAP Arman Eddy Ferdinand & Rekan, anggota jaringan internasional Premier International Associates.
Kegiatan ini bertujuan memberikan wawasan kepada mahasiswa mengenai transformasi profesi auditor di era digital, perkembangan standar audit global, serta tantangan baru yang muncul akibat kemajuan teknologi dan meningkatnya tuntutan terhadap pelaporan keberlanjutan (sustainability reporting).
Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa peran auditor saat ini tidak lagi terbatas pada pemeriksaan laporan keuangan historis. Auditor masa depan dituntut mampu memberikan assurance atas berbagai informasi non-keuangan, termasuk aspek Environmental, Social, and Governance (ESG), emisi karbon, keamanan siber, hingga tata kelola kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Peserta juga memperoleh pemahaman mengenai perkembangan standar akuntansi dan audit internasional, termasuk harmonisasi Standar Akuntansi Keuangan (SAK) Indonesia dengan International Financial Reporting Standards (IFRS). Selain itu, dibahas pula penerapan standar keberlanjutan global seperti IFRS S1 dan IFRS S2, yang menjadi acuan penting dalam pengungkapan risiko dan peluang terkait keberlanjutan serta perubahan iklim.
Salah satu topik yang menarik perhatian peserta adalah perubahan metodologi audit di masa depan. Jika sebelumnya auditor mengandalkan teknik sampling dan pemeriksaan dokumen fisik, perkembangan teknologi memungkinkan penggunaan analisis data secara menyeluruh (100% populasi data), pemantauan transaksi secara real-time, serta pemanfaatan teknologi blockchain dan kecerdasan buatan dalam proses audit.
Narasumber juga menekankan bahwa kemajuan AI tidak akan menggantikan auditor. Sebaliknya, auditor yang mampu memanfaatkan AI akan memiliki keunggulan dibandingkan auditor yang tidak menguasainya. Kemampuan berpikir kritis, skeptisisme profesional, integritas, dan pengambilan keputusan etis tetap menjadi kompetensi yang tidak dapat digantikan oleh teknologi.
Melalui webinar ini, mahasiswa memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai arah perkembangan profesi auditor di tingkat global serta kompetensi yang perlu dipersiapkan untuk menghadapi dunia kerja yang semakin dinamis dan berbasis teknologi.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen UKRIDA dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan industri dan kebutuhan profesi, sekaligus mempersiapkan lulusan yang adaptif, kompeten, dan berdaya saing global.
Septian Bayu Kristanto, S.E., M.S.Ak., CPMA., Asean CPA. - Program Studi Akuntansi


