Mahasiswa UKRIDA Menyelami Industri Otomotif Global di Yamaha Indonesia

Publish by Humas  |  05 Mei 2026  |  25

all teknik-industri teknik-elektro

Sebanyak 49 mahasiswa Program Studi Teknik Industri dan Teknik Elektro, Fakultas Teknologi Cerdas Universitas Kristen Krida Wacana, mendapatkan pengalaman berharga melalui kunjungan industri ke PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing di kawasan Cakung, Jakarta Timur pada Kamis, 30 April 2026.

Sebanyak 49 mahasiswa Program Studi Teknik Industri dan Teknik Elektro, Fakultas Teknologi Cerdas Universitas Kristen Krida Wacana, mendapatkan pengalaman berharga melalui kunjungan industri ke PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing di kawasan Cakung, Jakarta Timur pada Kamis, 30 April 2026. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen UKRIDA dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri modern. Kedatangan rombongan disambut hangat oleh jajaran manajemen Yamaha, termasuk Frengky, S.T., General Manager Sales yang merupakan alumni Teknik Industri UKRIDA angkatan 1998. Dalam suasana penuh keakraban, ia menyampaikan apresiasi atas kunjungan almamaternya sekaligus memotivasi mahasiswa untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif dan dinamis. 

Kunjungan ini turut didampingi oleh pimpinan dan dosen UKRIDA, diantaranya Wakil Rektor Bidang Pengembangan Akademik dan Inovasi, Dr. Ir. Oki Sunardi, S.T., M.M., IPM, ASEAN Eng., Dekan Fakultas Teknologi Cerdas merangkap Pjs. Ketua Program Studi Teknik Industri, Ir. Eddy Wijanto, S.T., M.T., Ph.D., IPU, Ketua Program Studi Teknik Elektro, Richie Estrada, S.T., M.Eng., Ph.D., bersama jajaran dosen dan unit terkait lainnya. Kehadiran para pimpinan ini menegaskan keseriusan UKRIDA dalam membangun sinergi antara dunia akademik dan industri.

Kegiatan diawali dengan pemaparan komprehensif mengenai profil perusahaan, sejarah, filosofi, serta lini produksi Yamaha yang telah mendunia. Sebelum memasuki area produksi, seluruh peserta dibekali dengan penjelasan mengenai prosedur keselamatan kerja (safety briefing), mencerminkan tingginya standar operasional yang diterapkan di industri manufaktur otomotif. Pengalaman semakin menarik ketika mahasiswa diajak mengunjungi fasilitas pelatihan karyawan yang dilengkapi teknologi mutakhir. Di sini, mereka menyaksikan pemanfaatan teknologi Virtual Reality (VR) untuk simulasi proses pengecatan, yang memungkinkan pelatihan dilakukan secara realistis tanpa risiko langsung di lapangan. Selain itu, perhatian mahasiswa juga tertuju pada penggunaan Autonomous Guided Vehicle (AGV), kendaraan listrik otonom yang bergerak tanpa operator untuk mendistribusikan material antar lini produksi, sebuah implementasi nyata dari otomasi industri modern.

Memasuki area produksi, mahasiswa menyaksikan langsung proses engine assembly, mulai dari penomoran mesin, perakitan komponen, hingga pengujian akhir untuk memastikan kualitas produk. Proses ini memberikan gambaran konkret mengenai bagaimana teori yang dipelajari di bangku kuliah diterapkan dalam skala industri dengan standar presisi tinggi. Kunjungan kemudian berlanjut ke lini perakitan motor, dimana setiap tahapan produksi berlangsung secara sistematis dan efisien, dari penyusunan rangka hingga menjadi kendaraan utuh yang siap dipasarkan. Tidak kalah penting, mahasiswa juga melihat secara langsung proses quality control yang ketat pada setiap unit sebelum didistribusikan. Interaksi berlanjut dalam sesi tanya jawab yang berlangsung aktif dan antusias. Mahasiswa memanfaatkan kesempatan ini untuk menggali wawasan terkait dunia kerja, perkembangan teknologi, serta kompetensi yang dibutuhkan industri saat ini. Kegiatan kemudian ditutup dengan kebersamaan dalam suasana santai sebelum rombongan kembali ke kampus. 

Melalui kunjungan industri ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai proses manufaktur otomotif, tetapi juga membangun perspektif baru tentang profesionalisme, inovasi, dan kesiapan menghadapi tantangan industri masa depan. Pengalaman ini semakin menegaskan peran UKRIDA dalam mencetak lulusan yang unggul, adaptif, dan siap memberikan dampak nyata di dunia kerja, sesuai dengan motonya Lead to Impact.

 

Muhammad Rifky - 222025009