UKRIDA Dorong Ekosistem Pendidikan Gifted Berkelanjutan Melalui Seminar Nasional Multiperspektif sebagai Wujud Lead to Impact
Fakultas Psikologi UKRIDA)berkolaborasi dengan Noble Academy dan Kompas Grup menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk “Multiperspektif dalam Membangun Ekosistem Pendidikan Gifted di Indonesia” di Auditorium Kampus 2 UKRIDA pada Kamis, 19 Februari 2026.
Fakultas Psikologi Universitas Kristen Krida Wacana (UKRIDA) berkolaborasi dengan Noble Academy dan Kompas Grup menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk “Multiperspektif dalam Membangun Ekosistem Pendidikan Gifted di Indonesia” di Auditorium Kampus 2 UKRIDA pada Kamis, 19 Februari 2026. Kegiatan ini menghadirkan pemangku kebijakan, akademisi, praktisi pendidikan, serta masyarakat umum untuk membahas pentingnya pengembangan ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan bagi peserta didik gifted di Indonesia yang sejalan dengan semangat UKRIDA, yaitu Lead to Impact.
Seminar ini dibuka dengan keynote speech oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. Beliau menyampaikan bahwa “Pendidikan gifted harus dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk membangun sumber daya manusia unggul yang mampu berkontribusi bagi kemajuan bangsa. Diperlukan pemahaman yang komprehensif serta sistem yang mendukung agar potensi mereka dapat berkembang secara optimal,” ujar Prof. Dr. Abdul Mu’ti M.Ed dalam pemaparannya.
Seminar ini juga menghadirkan sesi diskusi panel dengan judul “Membangun ekosistem pendidikan Gifted di Indonesia”. Sesi panel ini dimoderatori oleh Dr. Ade Iva Murty, M.Si perwakilan dari APKI yang memperkaya perspektif peserta melalui kontribusi berbagai panelis, yaitu Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian, M.P.P. selaku Ketua Komisi X DPR RI, Irfan Hary Prasetya, S.E., M.M., M.A., Ph.D. selaku Ketua Kelompok Kerja (Kapokja) Inovasi dan Transformasi, Direktorat SMA, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Ahmad Fuadi, S.IP, M.A. selaku perwakilan Orang Tua siswa Noble Academy, Nancy Dinar, S.E., M.Div. selaku Founder Noble Academy, Dr. Pinkan Margaretha, M.Psi., Psikolog selaku Perwakilan dosen Fakultas Psikologi UKRIDA sekaligus praktisi Asesmen, Intervensi, Research, dan Pelatihan. Diskusi panel menghadirkan berbagai perspektif, termasuk dari Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian, M.P.P. yang menyoroti pentingnya dukungan kebijakan dalam membangun ekosistem pendidikan gifted yang berkelanjutan. Beliau menyampaikan “Selama ini kita masih cenderung menggunakan pendekatan one size fits all dalam pendidikan. Padahal, keadilan dalam pendidikan berarti memberikan layanan sesuai dengan kebutuhan setiap peserta didik, termasuk mereka yang memiliki potensi istimewa. Jika kita tidak membangun ekosistem yang tepat, maka kita berisiko kehilangan potensi besar yang dapat berkontribusi bagi kemajuan bangsa.”
Diskusi panel menyoroti berbagai tantangan yang masih dihadapi, seperti keterbatasan pemahaman masyarakat mengenai konsep dari anak gifted, kurangnya sistem identifikasi yang komprehensif, serta perlunya pendekatan pendidikan yang berbasis kebutuhan individual. Para narasumber menekankan pentingnya pendekatan multiperspektif untuk membangun ekosistem pendidikan gifted yang kuat. Hal ini mencakup penguatan kebijakan pendidikan, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, serta pengembangan kurikulum yang adaptif dan responsif terhadap karakteristik unik peserta didik gifted.
Seminar nasional ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam membangun kesadaran, memperkuat kolaborasi, serta mendorong terciptanya ekosistem pendidikan gifted yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan berdampak bagi masa depan Indonesia. Melalui semangat Lead to Impact, UKRIDA secara aktif mendorong kolaborasi, inovasi, dan kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat.



