×
UKRIDA Virtual

66 Dokter Baru Resmi Dilantik FKIK UKRIDA, Awal Pengabdian Menuju Dampak Nyata bagi Masyarakat

Publish by Humas  |  20 Februari 2026  |  13

all kedokteran

FKIK UKRIDA menyelenggarakan Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Dokter pada Kamis, 16 Februari 2026, di Auditorium Kampus 2 UKRIDA. 

Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Kristen Krida Wacana (FKIK UKRIDA) menyelenggarakan Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Dokter pada Kamis, 16 Februari 2026, di Auditorium Kampus 2 UKRIDA. Momen pelantikan ini merupakan hari yang telah lama dinantikan oleh para calon dokter setelah menempuh pendidikan selama beberapa tahun. Acara ini dihadiri oleh 66 dokter yang akan dilantik, terdiri atas 21 laki-laki dan 45 perempuan. Lulusan terbaik diraih oleh dr. Vidyanti Reskia Dewi dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) sebesar 3,77.

Acara diawali dengan doa pembuka yang dipimpin oleh Pdt. Nathanael Setiadi sebelum penyampaian firman. Dalam khotbah bertema “Man of God”, disampaikan bahwa manusia adalah ciptaan dan milik Allah. Pendeta menekankan agar para calon dokter Universitas Kristen Krida Wacana tidak hanya berorientasi pada materi, melainkan menghormati pasien sebagai milik Allah dengan mengutamakan keselamatan pasien. Para calon dokter juga diingatkan untuk menjadi perpanjangan kasih Tuhan melalui kompetensi dan belas kasih dalam melayani. Firman ditutup dengan doa, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mengheningkan Cipta, dan Mars Ukrida.

Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Dr. dr. Liem Jen Fuk, MKK., Sp.Ok.; dr. Jessica Amelia Lauw; Bapak Sarmando Saragih; Dr. Ir. Oki Sunardi, S.T., M.M., IPM, ASEAN Eng.; serta Ibu Priscilla Suteja, S.Kom. Dalam sambutannya, Dr. dr. Liem Jen Fuk, MKK., Sp.Ok., selaku Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK), menyampaikan, “Hari ini bukan hanya menjadi momen kelulusan, tetapi juga tonggak penting dalam kehidupan para dokter baru yang siap mengabdikan diri bagi bangsa dan kemanusiaan.” Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kelulusan bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab besar sebagai seorang dokter.

Perwakilan orang tua, Bapak Sarmando Saragih, menyampaikan, “Perjalanan anak-anak kami hingga hari ini bukanlah perjalanan yang mudah. Ada malam tanpa tidur, air mata yang jatuh diam-diam, dan rasa letih yang luar biasa.” Ia menegaskan bahwa menjadi seorang dokter memerlukan kekuatan, tekad, dan komitmen yang tinggi. Ia juga menekankan bahwa kebenaran, kejujuran, dan integritas merupakan dasar utama dalam menjalankan profesi, tidak hanya untuk menyembuhkan tubuh, tetapi juga menenangkan hati pasien.

Sebagai ungkapan kebahagiaan, para dokter baru menampilkan video singkat yang menggambarkan perjuangan mereka selama menempuh pendidikan kedokteran. Persembahan tersebut disertai lagu “Karena Cinta” yang dinyanyikan oleh beberapa dokter baru. Lagu tersebut menyiratkan bahwa ketegaran mereka hingga mencapai titik ini berasal dari cinta dan dukungan orang tua serta orang-orang terdekat. Saat menyanyikan lagu, para dokter baru menghampiri orang tua untuk menyampaikan terima kasih atas doa dan dukungan yang telah diberikan. Suasana pun menjadi hangat dan haru, dipenuhi rasa bahagia dan bangga atas pencapaian gelar yang diraih.

Acara ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada lulusan berprestasi, doa, dan foto bersama. Pelantikan ini bukan sekadar perubahan gelar, melainkan awal perjalanan pengabdian sebagai dokter yang profesional dan berintegritas. Momen ini menjadi tonggak penting atas perjuangan dan dedikasi para lulusan dalam menempuh pendidikan kedokteran, sejalan dengan semangat Lead to Impact dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

UKRIDA berkomitmen menghadirkan pendidikan berkualitas yang menghasilkan lulusan unggul, berintegritas, serta berjiwa kepemimpinan untuk menciptakan dampak positif bagi masyarakat.

 

  Velica Sendjaja - 502025029

Berita Populer

5 Berita populer bulan ini

Berita terkait