UKRIDA dan Personality and Human Relationships (PRH) International Jajaki Kolaborasi Pengembangan Karakter dan Relasi Kemanusiaan

Publish by Humas  |  09 Februari 2026  |  6

all

UKRIDA mengadakan Partnership Meeting bersama PRH International (Personality and Human Relationships) sebagai langkah awal untuk membuka peluang kolaborasi dalam pengembangan karakter, spiritualitas, kepemimpinan, dan pembinaan mahasiswa secara menyeluruh, pada 4 Feburari 2026.

Jakarta— Universitas Kristen Krida Wacana (UKRIDA) mengadakan Partnership Meeting bersama PRH International (Personality and Human Relationships) sebagai langkah awal untuk membuka peluang kolaborasi dalam pengembangan karakter, spiritualitas, kepemimpinan, dan pembinaan mahasiswa secara menyeluruh, pada 4 Feburari 2026. Pertemuan ini menjadi ruang diskusi yang hangat untuk saling berbagi visi dan menjajaki kerja sama yang relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan saat ini.

PRH International diwakili oleh Magda Uytersprott, PRH Coordinator for Asia & Africa; Maarten Cuyvers, Former President of PRH Belgium; serta Angeline Kartika, President of PRH Indonesia. Dari pihak UKRIDA, hadir dr. Theresia Citraningtyas, MWH., Ph.D., Sp.KJ., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, Kerja Sama, dan Kewirausahaan, bersama perwakilan dari Unit Pengembangan Spiritualitas, Unit Pengembangan Karakter, Unit Kewirausahaan, Unit Kemahasiswaan, Unit Alumni & Pusat Karir, Unit Kemitraan dan Hubungan Internasional, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Dalam diskusi tersebut, setiap unit UKRIDA memaparkan program yang telah berjalan serta gagasan pengembangan ke depan. Unit Pengembangan Spiritualitas menyampaikan berbagai kegiatan pembinaan iman mahasiswa, reatreat, dan layanan konseling. Sementara itu, Unit Pengembangan Karakter menyoroti kebutuhan akan pendekatan yang lebih kreatif dan relevan dalam menyampaikan nilai-nilai LEAD agar mahasiswa dapat menghayatinya secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Unit Kemahasiswaan juga berbagi pengalaman positif dalam penggunaan modul PRH pada kegiatan PKKMB 2025 lalu dan pengembangan kepemimpinan mahasiswa, yang menunjukkan bahwa kolaborasi kedua pihak telah memiliki dasar yang kuat. Selain itu, Unit Kemitraan dan Hubungan Internasional mengusulkan berbagai bentuk kerja sama, seperti CEO Talkshow dan sesi pengembangan profesional dengan topik ketahanan mental, kesadaran diri, pengelolaan emosi, serta strategi menghadapi tantangan dunia kerja. Fakultas Ekonomi dan Bisnis turut membuka peluang kolaborasi dalam bidang pelatihan, konsultasi, keberlanjutan, dan riset terapan.

Dalam konteks nilai kemanusiaan, Maarten Cuyvers menyampaikan, “I believe that it is important whatever culture we have as a background that are connected to this innocence and to this transcendent dimension of human.” Pernyataan ini menegaskan pentingnya pendidikan yang berakar pada nilai-nilai universal dan dimensi transenden manusia.

Sejalan dengan hal tersebut, dr. Theresia Citraningtyas menyatakan, “I think we have the same missions to really build these generations to really become the best versions of themselves and to discover their potential.”

Pertemuan ini ditutup dengan semangat untuk melanjutkan diskusi ke tahap kolaborasi yang lebih konkret. Sejalan dengan nilai Lead to Impact yang diusung UKRIDA, kerja sama dengan PRH diharapkan tidak hanya membentuk karakter dan kepemimpinan mahasiswa, tetapi juga mendorong mereka untuk menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat, dunia kerja, dan lingkungan di sekitarnya. 

 

Sherly Adeline