Coming to Terms With AI From The Perspective of a Professional Translator

Publish by Humas  |  17 Mei 2024

all ude

Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora UKRIDA Selasa, 14 Mei 2024 mengadakan guest lecture dengan narasumber Wahyu Adi Putra Ginting, Director of Translexi, Professional Translator and Interpreter.

Perkembangan teknologi yang sangat cepat sangat membantu masyarakat, demikian juga dengan teknologi Artificial Intelligence atau yang sering disingkat AI. Dalam pemaparannya, dijelaskan kecerdasan AI untuk menerjemahan memiliki dampak positif dan negatif. Seseorang seringkali menjadi malas berpikir karena bergantung pada hasil terjemahan, padahal kecerdasan AI sebagai penerjemah harusnya dipandang menjadi alat pembantu dalam menyempurnakan pekerjaan seorang penerjemah profesional dalam berkarya.

Dalam menerangkan materinya, narasumber juga mencoba menggunakan AI dalam menerjemahkan sebuah puisi. Menerjemahkan adalah sebuah kemampuan yang dapat dipelajari dan diasah. Seorang penerjemah selalu memiliki perlengkapan dalam menyempurnakan pekerjaannya. Dalam hal ini, narasumber berharap para mahasiswa dapat memposisikan diri sebagai penerjemah profesional, dan menggunakan AI sebagai  perlengkapan dalam membantu pekerjaannya.

Sebelum mengakhiri pembahasan AI, narasumber menyampaikan pesannya tidak perlu khawatir jika profesi penerjemah akan hilang karena kemajuan teknologi, sebaliknya, diharapkan penerjemah tetap maju dan terus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.

UKRIDA dengan semboyan Lead to Impact, berkomitmen terus maju, berkembang mengikuti kemajuan teknologi, sehingga karyanya semakin berdampak bagi masyarakat.

=