Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Dokter Ukrida Angkatan 120

Publish by Humas  |  18 April 2022

all

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Dokter Angkatan 120 sejumlah 24 orang, Sabtu, 9 April 2022 di Auditorium Kampus II FKIK UKRIDA

Dokter biasanya diidentikkan sebagai orang yang memiliki keahlian untuk menyembuhkan orang lain, bisa juga menjadi pendengar yang baik bagi pasiennya. Dalam mendiagnosis suatu penyakit seringkali terdapat kekeliruan, karena itu hal utama yang perlu diperhatikan oleh dokter adalah mendengarkan keluhan pasien bukan menghakimi dengan asal memberikan diagnosis. Demikian sambutan Ir. Gunawan Hadianto Sutanto, Ketua Yayasan BPTK Krida Wacana, yang disampaikan pada Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Dokter Angkatan 120 sejumlah 24 orang, Sabtu, 9 April 2022 di Auditorium Kampus II FKIK UKRIDA.

Menyelesaikan studi di kedokteran bukanlah hal yang mudah, terlebih di dalam situasi pandemi sehingga bisa dikatakan “rela mempertaruhkan nyawa”. Perjuangan yang dilakukan untuk mengabdikan diri dalam melayani masyarakat memerlukan pengorbanan bukan hanya tenaga didik, tetapi orang tua peserta didik (mahasiswa) harus merelakan anaknya menghadapi situasi yang mengkhawatirkan. Menjadi lulusan kedokteran berbeda dengan lulusan S1 lainnya, karena setelah mendapatkan gelar perjuangan dokter-dokter muda tidak berhenti sampai disini.

Lulusan kedokteran biasanya bekerja di bidang klinis, bukan hanya sebagai dokter melainkan mengedukasi masyarakat awam soal kesehatan. Menghadapi perkembangan industri 4.0 yang serba cepat, profesi dokter bisa saja digantikan oleh teknologi. Karena itu, dokter masa kini harus memiliki pola pikir yang out of the box untuk mengembangkan inovasi dalam bidang kesehatan.

Acara ini dihadiri oleh Dr. Lidia Sandra, S.Kom., S.Psi., M.Comp.Eng.Sc. selaku Wakil Rektor I, yang dalam inti sambutannya menekankan agar para dokter yang baru dilantik terus melakukan inovasi di era industri 4.0. Dalam pelantikan dan pengambilan sumpah dokter juga dihadiri oleh Dekan FKIK beserta jajarannya dan keluarga dokter yang baru dilantik, serta para rohaniwan. Para dokter yang dilantik berasal dari Indonesia maupun Malaysia, dan pelantikan ini ditujukan untuk mengesahkan para dokter untuk bisa melanjutkan ke jenjang selanjutnya. Melalui sumpah yang diucapkan, para dokter berjanji untuk menggunakan ilmu yang dipelajari sebaik-baiknya dalam melayani masyarakat.