Berani Bermimpi, Siap Raih Masa Depan: Ukrida Dampingi Siswa SMA YTP di Kupang Temukan Minat dan Arah Karier

Publish by Humas  |  23 Oktober 2026  |  10

all fakultas-psikologi

Ukrida mengadakan program 3S: Sukses Setelah Sekolah bagi 40 siswa SMA YTP di Kupang pada 17 Oktober 2026, dipandu William Gunawan, Dekan Fakultas Psikologi Ukrida, untuk membantu siswa mengenali minat dan merencanakan masa depan.

Apa yang ingin kamu lakukan setelah lulus sekolah? Pertanyaan sederhana ini bisa mengundang banyak jawaban, sekaligus kebingungan. Melalui kegiatan “3S: Sukses Setelah Sekolah” yang dilaksanakan pada Sabtu, 17 Oktober 2026, sebanyak 40 siswa SMA di sekolah berasrama Yayasan Tangan Pengharapan (YTP), Kupang, diajak mengenali diri dan mulai merencanakan masa depan. Sesi dipandu William Gunawan, S.Psi., M.Min., M.Si., Ph.D., CLC., Dekan Fakultas Psikologi Ukrida, didampingi Ibu Marlina Sitorus, S.Pd., dan Bapak Doni T Baok, S.Pd.  

Percakapan dimulai dengan memikirkan kembali arti sukses. Apakah sukses berarti kaya, terkenal, atau memiliki pekerjaan bergengsi? Siswa diajak bermimpi melihat kemungkinan yang lebih dekat dengan kehidupan mereka: mengenali tujuan, mengembangkan potensi, dan menjadi berkat bagi orang lain. Jalan setiap orang bisa berbeda. Ada yang menemukan makna melalui karya, usaha, penemuan, atau kesempatan untuk membantu sesama.

Suasana terasa hangat dan hidup. Para siswa sangat bersemangat memberikan respons, tertawa bersama, serta aktif mengajukan pertanyaan. Pembahasan tentang masa depan menjadi ruang percakapan yang menyenangkan. Mereka mendapat kesempatan untuk memimpikan rencana studi masa depan, mendengarkan pandangan teman, dan menyampaikan hal yang masih membuat penasaran. Sapaan hangat, bro… sis… kak, menghangatkan udara panas di asrama 2 lantai YTP Kupang. 

Salah satu pesan utama sesi ini adalah pentingnya mengenali diri sebelum menentukan pilihan. Mengikuti teman atau memilih jurusan yang sedang populer mungkin terasa mudah. Namun, siswa perlu bertanya: kegiatan apa yang saya sukai, kemampuan apa yang ingin saya kembangkan, dan kehidupan seperti apa yang ingin saya bangun? Jawabannya dapat berkembang seiring pengalaman.

Melalui Career Wheel, William menjelaskan bahwa pilihan karier berkaitan dengan banyak hal, seperti minat, kemampuan, nilai pribadi, keluarga, pengalaman, pendidikan, dan orang yang berpengaruh. Siswa diajak melihat berbagai unsur tersebut secara bersama. Hasil tes minat dapat membantu membuka percakapan dan menemukan pilihan untuk dijelajahi lebih jauh.

Enam tipe minat RIASEC diperkenalkan melalui gambaran kegiatan sehari-hari. Realistic menyukai kegiatan praktis; Investigative tertarik menyelidiki dan menganalisis; Artistic menikmati kreativitas; Social senang membantu; Enterprising tertarik memimpin dan berwirausaha; sedangkan Conventional menyukai keteraturan dan ketelitian. Setiap tipe memiliki kekuatan. Siswa pun dapat menemukan perpaduan beberapa minat dalam dirinya.

Kegembiraan mengenali minat diri dirasakan oleh Martha dan Wanto. Martha senang mengetahui bahwa minatnya pada bidang Social dan Investigative sejalan dengan cita-citanya menjadi psikolog, profesi yang ingin ia jalani untuk menjadi saluran berkat bagi sesama. Wanto pun sangat antusias ketika hasil tes minatnya sesuai dengan ketertarikannya pada bidang komputer. Ia bahkan membagikan mimpinya untuk melanjutkan kuliah di bidang komputer di Pulau Jawa, termasuk Ukrida sebagai salah satu pilihan. Bagi keduanya, mengenali minat membuat impian terasa semakin dekat dan memberi semangat untuk mulai mempersiapkan diri. “Doakan saya yah Kak,” demikian pesan Wanto. 

Melalui kegiatan ini, semangat LEAD dan Blessed to Be a Blessing, Ukrida hadir dalam pendampingan yang dekat dengan kebutuhan siswa. Semangat tersebut sejalan dengan pelayanan YTP untuk memperluas akses pendidikan dan mempersiapkan generasi yang kelak membawa kemajuan bagi daerahnya. Mengenali minat dan merencanakan karier menjadi bekal untuk membangun kehidupan yang bermakna, sekaligus membuka kesempatan untuk menjadi berkat bagi keluarga dan masyarakat. Masa depan mulai dibangun melalui langkah kecil yang dikerjakan dengan kesungguhan hari ini.

 

Eulalia Harfa - 502024013