Mendampingi Siswa, Merawat Diri: Ukrida Berbagi Semangat dengan Guru BK se-Kota Kupang

Publish by Humas  |  23 Oktober 2026  |  9

all fakultas-psikologi

Ukrida bersama MGMP BK Kota Kupang mengadakan workshop “Mendampingi Siswa, Merawat Diri” bagi 50 guru BK untuk memperkuat pendampingan siswa sekaligus menjaga kesejahteraan diri.

Angin sepoi-sepoi menyapa pantai Kupang, sementara di ruang berpendingin udara Suba Suka Paradise, percakapan dan tawa menghangatkan perjumpaan 50 guru Bimbingan Konseling (BK), Senin, 19 Oktober 2026. Mereka datang membawa pengalaman, pertanyaan, dan harapan untuk mendampingi siswa dengan lebih baik.

Ada yang baru setahun mengajar, ada yang telah sepuluh tahun mengabdi. Hadir pula Bapak Yohanes, yang sudah mengajar lebih dari 39 tahun dan segera memasuki masa pensiun. Dalam workshop “Mendampingi Siswa, Merawat Diri”, para guru BK lintas pengalaman ini mendapat ruang untuk belajar sekaligus saling menguatkan.

Kegiatan bersama MGMP BK Kota Kupang yang diketuai Randi Naihati, S.Pd., dipandu William Gunawan, S.Psi., M.Min., M.Si., Ph.D., CLC., Dekan Fakultas Psikologi Ukrida.

“Apa yang ingin Bapak dan Ibu bawa pulang dari sesi hari ini?”

Pertanyaan pembuka itu mengantar peserta berbagi dalam kelompok kecil. Mereka mendengarkan, menemukan benang merah pengalaman, lalu menyampaikan hasil percakapan. Gaya coaching memberi kesempatan bagi setiap guru untuk menemukan pemahaman dari kisahnya sendiri.

Pembahasan perubahan dunia kerja membawa peserta menengok masa lalu dan membayangkan masa depan. Pekerjaan apa yang mulai menghilang? Peluang apa yang kini tumbuh? Apa yang mungkin dikerjakan siswa sepuluh tahun mendatang?

Percakapan kemudian mendekat pada kehidupan siswa di Kupang: jurusan impian, perubahan minat, keterbatasan informasi, dan kesempatan yang belum banyak dikenal. Para guru diajak memikirkan langkah untuk mendekatkan cita-cita siswa dengan peluang nyata.

Pengenalan minat, pertanyaan reflektif, wawancara dengan profesional, dan eksplorasi pekerjaan menjadi bekal pendampingan. Melalui STAR Moment, guru juga mengingat pengalaman ketika kehadirannya berarti bagi siswa.

“Saya mendapat banyak insight yang sangat menolong. Saya jadi lebih semangat untuk terus belajar dan melayani siswa,” ungkap Ibu Desi.

Semangat belajar turut disambut Ibu Olfien Wilsyie Riruma, S.E., M.M., Kepala Unit Marketing dan Admisi, bersama Ibu Elma Vandriyana Ora, S.Tr.AP., Liaison Officer Ukrida. Ajakan keduanya untuk mempertimbangkan studi lanjut S2 di Ukrida mendapat respons antusias dari Bapak Jofan.

“Saya jadi semakin ingin melanjutkan kuliah di Ukrida. Saya ingin belajar lebih banyak supaya bisa mendampingi siswa dengan lebih baik,” tuturnya.

Menjelang akhir, harapan untuk memajukan pendidikan Kupang terasa menjadi milik bersama. Guru yang baru memulai dan yang mendekati pensiun sama-sama memiliki sesuatu untuk dibagikan. Kegiatan berlanjut dengan rapat koordinasi MGMP tentang rencana kerja dan pengembangan kapasitas.

Sejalan dengan semangat LEAD dan Blessed to Be a Blessing, perjumpaan ini mengingatkan bahwa mendampingi siswa juga berarti merawat orang yang mendampinginya. Seperti angin pantai yang menyegarkan, dukungan sesama memberi tenaga untuk kembali ke sekolah, membuka percakapan baru, dan menjaga mimpi siswa tetap tumbuh bersama harapan bagi masa depan Kupang.

 

Elma Vandriyana Ona - Unit Pemasaran dan Admisi