Mahasiswa Keperawatan Ukrida Raih Prestasi dalam Indonesian Nursing Student Competition (INSCO) ke-5 Tahun 2026

Publish by Humas  |  23 Oktober 2026  |  8

all fakultas-kedokteran-dan-ilmu-kesehatan

Lima mahasiswa S1 Keperawatan Ukrida meraih prestasi dalam INSCO ke-5 tahun 2026 melalui kategori International Health Essay Competition dan Health Poster Competition.

Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Universitas Kristen Krida Wacana (UKRIDA). Lima mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan berhasil menorehkan prestasi dalam Indonesian Nursing Student Competition (INSCO) ke-5 tahun 2026 melalui dua kategori kompetisi, yaitu International Health Essay Competition dan Health Poster Competition yang diselenggarakan oleh Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI) atau Association of Indonesian Nurse Education Center (AINEC).

AIPNI merupakan organisasi yang menaungi institusi pendidikan keperawatan di Indonesia, baik perguruan tinggi negeri maupun swasta yang menyelenggarakan Program Studi Sarjana Keperawatan dan Pendidikan Profesi Ners yang diikuti oleh lebih dari 350 kampus keperawatan di Indonesia. Dengan cakupan institusi pendidikan dari berbagai wilayah di Indonesia, kompetisi ini menjadi salah satu kesempatan bagi mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan, bertukar gagasan, serta berkontribusi dalam pengembangan ilmu keperawatan.

Dalam kompetisi International Health Essay Competition, Kezia Octavina Siagian berhasil meraih Juara 1 dengan kategori The Best Academic Writer. Prestasi ini diraih dengan bimbingan Ns. Santa Maria Pangaribuan, S.Kep., Ners., M.Sc., Ph.D. Melalui karya esainya, Kezia menunjukkan komitmen untuk mengembangkan gagasan tertulis yang bermakna dan berkontribusi terhadap perkembangan ilmu keperawatan.

Bagi Kezia, menulis bukan sekadar menyampaikan pemikiran, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menghadirkan gagasan yang dapat memberikan dampak positif. Ia berharap pencapaian ini dapat menjadi langkah untuk terus mengembangkan kemampuan akademik sekaligus menghasilkan karya yang bermanfaat. “Semoga setiap tulisan tidak hanya menjadi ungkapan gagasan, tetapi juga membawa makna, menginspirasi sesama, dan memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu keperawatan,” ungkap Kezia.

Pada kategori Health Poster Competition, Eli Ermawati berhasil meraih Juara 1 dalam kategori Best Public Educator Poster. Prestasi tersebut diraih dengan bimbingan Ns. Dame Elysabeth Tuty Arna Uly Tarihoran, M.Kep., Sp.Kep.MB., Ph.D. Pencapaian ini menunjukkan pentingnya kreativitas dalam menyampaikan informasi kesehatan melalui media visual yang komunikatif dan mudah dipahami oleh masyarakat.

Eli berharap pengalaman mengikuti kompetisi ini dapat menjadi dorongan untuk terus mengembangkan kemampuan dan menghasilkan karya edukasi yang bermanfaat. “Saya berharap dapat terus mengembangkan kreativitas dan kemampuan dalam menyampaikan edukasi kesehatan melalui media poster. Saya juga berharap pengalaman mengikuti lomba poster, termasuk meraih Juara 1 Best Public Educator Poster Category, dapat menjadi motivasi untuk terus berprestasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.

Prestasi berikutnya diraih oleh Shabrina Gizza Maldini dan Nasa Mai Ricarson Saragih, yang masing-masing memperoleh Juara 3 dalam kategori Most Aesthetic Design Poster. Shabrina dibimbing oleh Ns. Dian Anggraini, S.Kep., M.Kep., sedangkan Nasa dibimbing oleh Ns. Permaida, M.Kep., Sp.Kep.A. Keduanya menunjukkan bahwa desain poster tidak hanya menitikberatkan pada estetika, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk mengemas pesan kesehatan secara menarik dan bermakna.

Bagi Shabrina, pengalaman mengikuti kompetisi menjadi kesempatan untuk terus belajar dan mengembangkan potensi diri. Ia berharap dapat mengikuti lebih banyak perlombaan pada masa mendatang sekaligus menghasilkan karya yang memberikan manfaat bagi orang lain.“Saya berharap pengalaman mengikuti lomba poster ini dapat menjadi motivasi bagi saya untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan, khususnya dalam berkreativitas dan menyampaikan informasi melalui sebuah karya. Kedepannya, saya ingin mencoba mengikuti lebih banyak perlombaan untuk menambah pengalaman dan meningkatkan kemampuan diri. Saya juga berharap karya yang saya buat dapat memberikan manfaat dan menyampaikan pesan positif bagi orang lain,” ungkap Shabrina.

Sementara itu, Nasa Mai Ricarson Saragih memandang kompetisi ini sebagai kesempatan untuk mewujudkan semangat Vanguard of Mercy melalui kontribusi dalam edukasi dan mitigasi kebencanaan. Dengan bimbingan dosen, ia berharap karya yang dihasilkan dapat mendukung peningkatan pemahaman masyarakat mengenai manajemen krisis kebencanaan sekaligus memperkuat kompetensi mahasiswa dalam bidang keperawatan bencana.“Harapan saya mengikuti Lomba Health Poster pada Indonesian Nursing Student Competition ke-5 2026 ini adalah dapat menjadi bagian dari ‘Vanguard of Mercy’ itu sendiri. Melalui karya ini, saya berharap dapat berkontribusi dalam mengoptimalkan edukasi manajemen krisis kebencanaan, mengasah kompetensi saya dalam keperawatan bencana yang tanggap, terampil, dan berbelas kasih, serta membawa gagasan mitigasi risiko keperawatan yang inovatif ke tingkat nasional,” ungkap Nasa.

Sementara itu, Tiara Aurellia Angelica Prasetya berhasil meraih Juara Harapan 1 dalam kategori Most Aesthetic Design Poster, dengan bimbingan Ns. Malianti Silalahi, M.Kep., Sp.Kep.J. Pencapaian ini turut melengkapi keberhasilan mahasiswa Keperawatan Ukrida dalam kompetisi tersebut. 

Baginya, pengalaman ini menjadi dorongan untuk terus bertumbuh, mengasah kreativitas, dan berani mengambil kesempatan baru.“Saya berharap pengalaman ini menjadi motivasi untuk terus berkembang, meningkatkan kreativitas, dan meraih prestasi yang lebih tinggi ke depannya, serta dapat membawa nama baik Ukrida,” ungkap Tiara.

Keberhasilan kelima mahasiswa ini tidak terlepas dari usaha, kreativitas, serta dukungan dosen pembimbing dalam proses pengembangan karya. Melalui kompetisi esai dan poster kesehatan, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, menyusun gagasan ilmiah, dan menyampaikan informasi kesehatan secara efektif kepada masyarakat.

Pencapaian ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa Ukrida lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri, berani berkompetisi, dan mengambil peluang untuk belajar di tingkat nasional maupun internasional. Dengan semangat Caring, mahasiswa Keperawatan Ukrida diharapkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui ilmu pengetahuan, kreativitas, dan kepedulian terhadap kesehatan.

 

Kezia Octavina Siagian - 142024027

Berita Populer

5 Berita populer bulan ini

Berita terkait